My special room

Hmmmm..... Karna gua gatau musti buka kayak gimana. Mungkin gua langsung crita aja kali yaaa biar segerr hahahaa.

Kalian pasti punya ruangan favorit kalian sendiri kan? Entah itu dirumah, di kos atau dimana pun itu. Nahh, ruangan spesial gua tu ada dirumah gua, tepatnya di kamar mandi gua. Aneh ya? Haha, tapi gua pikir beberapa orang pun menganggap kamar mandi adalah ruang favorit bagi tiap orang. 

Kamar mandi gua tu bukan kamar mandi yang besar dan mewah ya haha, tapi disaat gua punya kesempatan untuk menikmati kesendirian gua di kamar mandi itu merupakan hal yang spesial buat gua. Biasanya disitu gua dapat ber imajniasi setinggi mungkin, atau gua bisa mengungkapkan seluruh perasaan gua disitu. Entah senang, sedih, bahagia dll. Tetapi apapun emosi yang gua rasakan di kamar mandi biasanya akan berubah menjadi lebih senang pada akhirnya. 

Hingga di satu moment, saat baru mau masuk ke kamar mandi, perasaan gua betul betul down. Seperti ruangan tersebut ingin gua untuk meluapkan seluruh emosi gua. Akhirnya gua duduk dan bersandar di tembok sambil menghisap rokok, gua menangis. Gua disitu sadar kenapa gua sedih. Itu karena kesalahan gua terhadap salah satu orang, hingga membuat gua menangis deras. Untungnya saat itu bokap gua sedang diluar, dan kedua adik gua sedang tidur. Disitu gua melampiaskan seluruh kesedihan gua dengan menangis dan membiarkan rokok yang sudah gua nyalakan "membakar dirinya" hingga hampir habis. Di ruangan tersebut seperti ingin berkata bahwa gua tu harus meluapkan emosi gua. Ya akhirnya gua seperti melakukan "monolog teater" yang berbicara sendiri untuk meluapkan kesedihan, patah hati dan rasa bersalah yang gua hadepin saat itu. Memang jika dipikir pikir itu adalah hal yang bodoh atau mungkin gua bisa dibilang ga waras. Tetapi di momen itu gua bisa mencurahkan segala hal tanpa harus diketahui semua orang, gua bisa membuat diri gua tenang tanpa pelukan maupun kata kata yang saat itu gua butuhkan, dan saat selesai gua mencurahkan perasaan itu gua merasa sedikit lebih tenang, atau paling tidak saat itu gua bisa melepaskan sedikit beban yang berada di pundak gua walaupun masalah yang gua hadepin sebenernya belom selesai, ya.... Paling ngga di saat itu gua bisa menikmati kedamaian palsu yang gua buat sendiri dalam sesaat.

Gantung ya? Wkwk atau kurang asik di ending nya? Tapi inilah sedikit cerita dari gua. Dan untuk moral cerita nya mungkin temen temen yang membaca bisa "memetiknya" sendiri ya. Semoga kalian bisa mendapat moral dari cerita ini, atau paling tidak kalian mendapatkan kebahagiaan palsu sementara di hati kalian, karna gua tau betul kalau begitu susah untuk mendapatkan suatu kebahagiaan. 

Buat temen temen yang mungkin mau comment atau sedikit bercerita kejadian yang mungkin serupa, bisa di kolom komen ya, dan untuk temen temen yang pingin liat cerita gua yang lain bisa di cek ya di bawah.  Jika kalian ingin curhat atau ingin kisahnya dibuat suatu cerita tinggal ngomong yaa, ntar bisa hubungin guaa. 

Comments

Popular posts from this blog

Jatuh Terlalu dalam

Insisi