Rembulan
Hai
sang rembulan, yang selalu memberikan pertanyaan setiap malam
Saat
kunanti dirimu kau bersembunyi dibawah awan seakan ingin menjauhiku
Ketika
ku tak berharap engkau terlihat dengan indah memberikan kehangatan
Purnama
selalu ku nanti, tetapi dirimu menampakan sabit
Saat
sabit ku indahkan kau menghilang secara perlahan
Ketika
cahaya mu kunanti kau seakan menutup cahaya mu
Tak
tau lagi bagaimana cara untuk mengerti dirimu rembulan
Teka teki mu begitu sukar tuk kupahami
Seakan
engkau memberikan suatu "janji" indah untuk ku tetapi tak pernah
sampai
Tetapi
dengan bodohnya aku tetap menanti dan berharap dengan "janji" yang
kau agihkan
Mungkin
aku telah tertelan oleh buaian dan parasmu
Meski
begitu tetap kutunggu dirimu yang memberiku teka teki yang memabukkanku wahai
rembulan
Comments
Post a Comment